7.2.11

Standard
Sebagai pelajar, mau atau tidak mau mengakui, kita sering tidak jujur dalam sekolah. Tidak usah sulit untuk mencari contohnya. Yang paling mudah adalah mencotek saat ulangan. Hayoo… siapa yang kemarin mencontek atau membawa catatan dalam kertas kecil saat UTS??? Yah… walaupun tidak ada yang mau jujur, tapi Allah Maha Tahu segala sesuatu yang disembunyikan oleh semua manusia kepada manusia lain. Menurut survey *hallah*, sebenarnya ini adalah sebuah survey tidak langsung yang dilakukan secara langsung, maksudnya survey ini hanya dilakukan dengan cara mengamati apa yang dilakukan oleh beberapa pelajar sebuah SMP di Jawa Timur. Hasil survey menunjukkan bahwa cukup banyak pelajar yang mendapatkan bocoran jawaban soal UN tahun 2010 ini dan mereka langsung saja mencatat bocoran itu pada selembar kertas kecil yang dibawa masuk ke ruangan UN dan saat UN berlangsung, maka mulai beraksilah para pelajar tersebut untuk melihat jawaban di kertas kecil itu kemudian dituliskannya pada LJK UN. Selain itu, juga pernah ada di SMP yang sama, terjadi seorang murid saat berlangsungnya Ulangan Akhir Semester membawa buku pelajaran yang sedang diujikan. Tapi, alhamdulillah dia tertangkap basah oleh seorang guru yang sedang menjaga di kelas itu. Dan pada akhirnya juga, dia langsung dilaporkan pada guru mata pelajaran tersebut. Sekarang pertanyaannya, memang apa sih keuntungan dari mencontek tersebut? Keuntungan jangka pendeknya adalah mendapatkan kepuasan tersendiri setelah ulangan. Tapi jangka panjangnya? NO PROFIT! Dibuktikan saat pelajar-pelajar pencotek tersebut melaksanakan tes untuk masuk ke SMA. Bagi SMA yang mengadakan tes seperti itu, GOOD JOB! *Neh, SMA kita SMAGO tersayang.. hehe… * untuk hasil UN yang memuaskan, ternyata saat tes tidak lolos. Ya… pantas untuk dicurigai dan diselidiki dari mana asal nilai yang tinggi saat UN. Singkatnya, sebenarnya yang namanya mencontek, nerpek, atau apapun sebutan untuk hal haram seperti itu tidak mempunyai untung sama sekali. Hal itu malah membuat kita malas dan tidak bisa dalam mengerjakan sesuatu dengan benar. Maka sebenarnya kita bukannya tidak bisa, kita hanya malas. NO SAYING, “I CAN’T.” BUT SAY, “YES, I CAN!”


Nix

My Wordpress

0 opini:

Posting Komentar